28/07/2023

Mengenal MP-ASI untuk Anak Baduta

Pemberian ASI eksklusif pada usia 0-6 bulan dan dilanjutkan hingga usia 2 tahun merupakan salah satu investasi terbaik dalam masa 1000 hari pertama kehidupan untuk meningkatkan kualitas kesehatan serta mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Namun pada praktiknya, pemberian ASI eksklusif masih belum optimal, banyak ibu yang memilih untuk memberikan susu formula pada bayinya. Sebenarnya, pemberian susu formula memang diperbolehkan terutama jika terdapat alasan yang tidak memungkinkan, seperti indikasi medis dan sebagainya.

Berikut ini merupakan penjelasan mengenai pentingnya ASI dan perbandingannya dengan susu formula.

ASI ekslusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak lahir hingga berusia 6 bulan, tanpa terdapat tambahan dan/ atau penggantian dengan makanan dan minuman lain, kecuali obat, vitamin dan mineral.

Mengapa ASI ekslusif ? Karena :

  1. Sebelum berusia 6 bulan, system pencernaan bayi belum terbentuk sempurna sehingga belum siap mencerna makanan atau minuman selain ASI.
  2. ASI saja dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi sejak lahir hingga berusia 6 bulan.
  3. Penundaan pemberian makanan tambahan hingga bayi berusia 6 bulan dapat mengurangi risiko bayi mengalami obesitas.
  4. Kapasitas lambung bayi baru lahir sangat terbatas.

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI sedini mungkin setelah persalinan, diberikan tanpa jadwal dan tidak diberikan makanan lain walaupun hanya air putih sampai bayi berusia enam bulan. Terdapat 3 jenis ASI, yaitu kolostrum yang keluar sejak hari pertama hingga hari ke 7, ASI transisi pada hari ke 7 hingga hari ke 14, dan ASI matur sejak hari ke 14 hingga seterusnya. Berikut ini ada uraian mengenai jenis-jenis ASI.

  1. Kolostrum (ASI hari 1 – 7)
    Kolostrum merupakan cairan yang pertama dikeluarkan oleh kelenjar payudara pada hari pertama hingga hari ke 7 setelah persalinan. Komposisi kolostrum ASI setelah persalinan mengalami perubahan. Kolostrum berwarna kuning keemasan disebabkan oleh tingginya komposisi protein dan sel-sel hidup. Kandungan protein pada kolostrum lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan protein dalam susu matang, Sedangkan kandungan laktosanya lebih rendah dibandingkan ASI matang.
  2. ASI Transisi (ASI hari 7 – 14)
    Sesuai namanya, ASI pada masa transisi ini diproduksi pada hari 7 hingga hari ke 14 dengan komposisi yang sedang berubah. Jumlah volume ASI semakin meningkat tetapi komposisi protein semakin rendah, sedangkan lemak dan hidrat arang semakin tinggi. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan bayi karena aktifitas bayi yang mulai aktif dan bayi sudah mulai beradaptasi dengan lingkungan. Pada masa ini pengeluaran ASI mulai stabil.
  3. ASI Matur (ASI hari hari 14 hingga seterusnya)
    ASI matang merupakan nutrisi yang terus berubah disesuaikan dengan perkembangan bayi sampai enam bulan. ASI matang, dibedakan menjadi dua, yaitu susu awal atau susu primer, dan susu akhir atau susu sekunder. Susu awal adalah ASI yang keluar pada setiap awal menyusui, sedangkan susu akhir adalah ASI yang keluar pada setiap akhir menyusui.

Apakah Susu Formula dapat menggantikan ASI Ekslusif, berikut perbedaan dari Susu Formula dan ASI Ekslusif,

  1. ASI lebih mudah dicerna dibanding susu formula. Oleh karena itu, ASI dapat mengurangi risiko sembelit dan gas berlebih pada bayi.
  2. ASI bahkan dapat menghindarkan bayi dalam mengurangi rosiko kelebihan berat badan, sakit asma, diabetes tipe 1 dan tipe 2, kolesterol tinggi, penyakit Hodgkin, leukemia, dan limfoma. Susu formula dapat meningkatkan risiko berat badan lebih atau obesitas.
  3. ASI menghasilkan antibodi agar bayi Anda tidak gampang sakit, sedangkan Susu formula tidak mengandung antibodi.
  4. ASI tidak menyebabkan alergi bagi bayi, sedangkan susu formula bagi bayi yang sensitif dapat menyebabkan alergi.

(YSI Cab. D.I.Yogyakarta)

Artikel Lainnya

Cabang DKI Jakarta

Cabang D.I. Yogyakarta

Cabang Banten

Cabang Jawa Timur